Sabtu, 09 Agustus 2014

My Stories: Lomba Memasak Kue


Filla sedang asyik memainkan game Pou di tabletnya di atas kursi ruang tamu. Tahu nggak apa itu Pou? Pou itu telur hidup yang imut. Kita harus merawat Pou. Nanti kalau tidak, Pou bisa sakit lalu mati. Game Over. Oke, kembali ke cerita semula. Tiba-tiba, smartphone-nya berbunyi memainkan nada lagu Insya Allah oleh Maher Zain. Filla segera mengambil smartphone-nya di meja sebelah kursi yang sedang didudukinya. Tertulis nama ‘Lisa The Smart Girls’ di layarnya. Filla segera menekan tombol terima.
            “Hallo, Assalamu’alaikum.” Salam Filla.
            “Wa’alaikumsalam. Temui kami di taman. Segera!” sahut Lisa di seberang sana.
            “Ya, tapi ad...” kata Filla terputus. Telepon sudah ditutup. Memangnya ada apa? Suara Lisa seperti terburu-buru. Setelah dapat izin dari mamanya, Filla segera mengambil roller skate-nya lalu pergi ke taman.
            Sampai di sana, ada spanduk bertuliskan ‘Lomba Memasak Kue Strawberry’. Filla segera mencari Lisa. Filla menemukan Lisa, Funa, Kila, Lila, Sinta, Fira, dan Anggita. Mereka rupanya sudah menunggu Filla.
            “Ada lomba.” Sambut Lisa singkat.
“Lomba rupanya. Tadi waktu telepon kok suaranya terburu-buru. Kenapa?”
“Darurat! Pulsaku hampir habis. Gara-gara buat ngirim SMS ke kamu. Nggak dibalas-balas. Padahal sudah ngirim 7 kali.” Terang Lisa.
“Oh, maaf ya. Aku tadi main game. Gak dengar kali. Terus yang terputus?”
“Lihat ini!” kata Lisa sambil menunjukkan Handphone. Pulsa Rp 0,00!.
“Kali lain jangan game terus.” Nasihat Sinta. “Kasihan Lisa.”
“Ya, ya!” sahut Filla cuek.
“Kita mau ikut lomba memasak kue, nih. Kamu harus ikut. Gratis kok. Di lomba ini, tidak boleh ada yang mengundurkan diri. Aku sudah mendaftarkan The Smart Girls. Kamu juga termasuk, kan?” celoteh Fira.
“Apa? Kita ikut juga? Kok gak bilang sama aku? Secret ya? Mau banget, dong....” kata Filla kegirangan.
“Ayo kita diskusi sebentar. Mau masak Strawberry Cake yang bagaimana?” ajak Sinta.
“Kalau aku sih, Strawberry Muffin.” Kata Lisa.
“Kalau boleh aku kasih saran, Strawberry Shortcake saja, ya.” Usul Filla.
“Ide yang bagus. Kita semua pernah memasak itu. Pasti kelompok yang lain tidak bisa meniru.” puji Lisa.
“Oke.” Seru semua serempak.
“Semua peserta harap berkumpul di meja masing-masing. The Cooking Good di meja nomor 7. The Fantastic Food di meja nomor 6. The Fast Cake nomor 5. The Delicious Food nomor 4. Strawberry Lovers nomor 3. Muffins Filling nomor 2. The Smart Girls nomor 1.” Suara panitia lomba dari pengeras suara terdengar. Semua peserta berlari ke meja masing-masing. Waktunya 3 jam.
The Smart Girls mulai beraksi. Filla mencampur susu, telur, baking powder, baking soda, gula, mentega, dan garam ke dalam sebuah mangkuk lalu mengaduknya. Adonan tadi kemudian menjadi dough. Semacam bahan untuk membuat kue. Anggita kemudian meng-knead dough tadi atau mengaduk menggunakan tangan sampai kalis dan lunak. Dough dibentuk persegi, lalu Sinta menggunakan roller untuk me-roll dough. Setelah selesai,  dough dicetak membentuk lingkaran sekitar 7 cm oleh Funa. Lalu, Lila memasukkannya ke oven dengan suhu 450 derajat celcius. Sambil menunggu matang, Kila memotong strawberry. Lisa memotong shortcake menjadi dua bagian setelah matang. Shortcake ditaruh di sebuah piring saji yang sudah disediakan oleh panitia. Setelah shortcake disusun, Filla menghiasinya dengan krim vanilla. Anggita meletakkan strawberry di sana-sini. Saat strawberry disusun, The Fantastic Food memencet bel telebih dahulu. Anggita terkejut. Tangannya yang memegang strawberry mengenai krim.
“Oh, maaf teman-teman.” Kata anggita.
“Tidak apa-apa, kok.” Hibur Filla. Filla menata kembali strawberry yang rusak. Juga melapisi lagi dengan krim. Anggita terlihat senang. Akhirnya, selesai.
“Sepertinya ini enak sekali.” Kata panitia yang sedang lewat. The Smart Girls senang dengan  pujian itu. Mereka segera menekan bel.
            Setelah semua kelompok selesai, pengumuman pemenang diumumkan. “Yang menang adalah...........................................................................” seru panitia. “Kelompok.................... The.......... Smart Girls!!!!!!!!!!!!!!!” seru panitia gembira.
            Semua bertepuk tangan. Kelompok lain juga menerima dengan baik kekalahan mereka.
Juara 2 The Fast Cake. Juara 3 The Fantastic Food.  Hadiah 1 adalah 1 paket peralatan sekolah per anak dalam kelompok. Hadiah 2 Buku tulis 1 pak per anak. Hadiah 3 tempat pensil per anak.
            “Akhirnya kita menang.” Seru The Smart Girls.
            The Smart Girls memang hebat. Bagaimana menurut kalian? (Faza)

Kurma (2)

Lanjutin yang Kurma.

Kurma memiliki banyak manfaat. Di antaranya mengandung karbohidrat tinggi, protein, lemak, berbagai mineral dan vitamin, serta bebagai macam zat yang berguna. Kurma juga bermanfaat bagi kesehatan. Zat-zat yang berada di dalam kurma dapat menguatkan sel-sel usus, menguatkan rahim, menenangkan sel-sel syaraf,  melancarkan darah, mencegah stroke, dan masih banyak manfaat kurma lainnya.

 Pohonnya tumbuh subur di daerah yang beriklim gurun. Contohnya Negara Arab. Meskipun begitu, di Indonesia kurma juga dapat tumbuh subur, namun tetap saja tidak sebaik pertumbuhan di negara asalnya.

Kurma Ajwah

Kurma Ajwah adalah jenis kurma dari Madinah. Kurma ini merupakan jenis kurma terbaik. Nama lain dari kurma ini adalah Kurma Nabi karena Nabi Muhammad sering mengkonsumsi kurma ini.

Bentuknya agak keras, padat tapi bagus. Kurma ini lezat. Harganya juga paling mahal dibandingkan dengan kurma lainnya.

Kurma Ajwah dapat menangkal racun dan sihir. Diriwayatkan oleh Saad Bin Abi Waqash, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,"Barangsiapa mengkonsumsi kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun dan sihir." (HR. Bukhari)

Sekarang banyak toko-toko di Indonesia yang menjual kurma. Banyak pengusaha yang mengimpor kurma dari berbagai negara penghasil kurma karena tingginya minat pembeli. Wah, banyak ya, yang suka kurma. Tentu saja karena rasanya enak dan bergizi tinggi.

Itulah kisah Kurma sang buah yang disebut dalam Al-Qur'an. Sekian. Wassalam. Oh iya, saya muslim.

Minggu, 03 Agustus 2014

Kurma

Kurma adalah buah kesukaan Rasulullah. Dalam bahasa arab, kurma disebut Nakhl. Kurma merupakan pohon yang sangat istimewa. Semua bagian tumbuhan ini bermanfaat. Pohon Kurma disebut sebanyak 20 kali di dalam Al-Qur'an. Di antaranya disebutkan dalam Surah Al-An'am ayat 99 di bawah ini:
"Dan Dia-lah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuhan. Maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa, perhatikanlah buahnya di waktu pohnnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al-An'am: 99)

Semua bagian pohon kurma bermanfaat. Yang paling bermanfaat adalah buahnya. Kurma ada 2 macam, yaitu kurma basah (Ruthab) dan kurma kering (Tamr). Buah kurma juga mengandung banyak manfaat. Apa sajakah itu? Tunggu di lanjutannya, ya.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Manna dan Salwa (3)

Lanjut, ya.

Al-Manna adalah sesuatu yang rasanya manis layaknya madu dan putih layaknya susu. Sedangkan, As-Salwa adalah sejenis burung puyuh yang dagingnya lezat dan gurih. Bani Israil mudah menemukan Al-Manna yang melekat di batu atau pohon. Allah memerintahkan As-Salwa untuk terbang rendah dan berkelompok, sehingga Bani Israil mudah menangkapnya. Mereka bebas mengambilnya setiap hari, kecuali hari Sabtu. Pada hari Sabtu, mereka wajib beribadah di rumah dan tidak mencari makan.

Al-Manna diturunkan Allah dari langit. Sedangkan As-Salwa, Allah memerintahkan angin membawa burung ini ke padang Tieh, tempat Bani Israil tersesat. Kedua makanan ini mengandung gizi yang tinggi.

Walaupun telah menerima nikmat yang tak terhingga dari Allah, Bani Israil masih saja membangkang. Mereka mulai bosan dengan Manna dan Salwa. Mereka berkata kepada Nabi Musa, "Wahai Nabi Allah, kami bosan dengan Manna dan Salwa. Kami ingin Allah memberi kami buah-buahan dan sayur-sayuran."
Nabi Musa menjawab, "Bersyukurlah kepada Allah atas karunia-Nya."
"Kami bosan. Mintalah kepada Allah agar menurunkan apa yang kami minta."
"Semoga laknat Allah menimpa kalian karenan pembangkangan kalian." ingat Nabi Musa.

Bani Israil tetap tak mendengarkan. Mereka pergi ke kota-kota terdekat untuk membeli buah dan sayur, termasuk kacang adas yang biasa mereka makan saat masih menjadi budak Fir'aun dahulu. Padahal kacang adas mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit.


Manna dan Salwa (2)

Lanjut, nih. Tadi kepencet publish.

Bani Israil telah mendapat nikmat yang sangat besar dari Allah, yaitu lepas dari kejaran Fir'aun dan pasukannya. Namun, mereka masih saja membangkang. Allah pun murka dan memberi hukuman kepada Bani Israil. Allah membuat Bani Israil tersesat di sebuah padang pasir yang membuat mereka terus berputar-putar saja di sana.

Walaupun Allah telah menghukum bani Israil, mereka masih menerima kasih sayang-Nya. Walau keadaan di padang pasir itu sangat panas, Bani Israil tetap bisa berjalan tanpa kepanasan. Allah telah memerintahkan awan untuk menaungi mereka. Kemanapun mereka pergi, selalu ada awan di atas mereka, sehingga bukan kepanasan yang ada, tapi kesejukanlah yang mereka dapatkan.

Nikmat yang kedua, Nabi Musa mendapat wahyu dari Allah agar memecah suatu batu. Dari batu itu, memancar 12 mata air yang dapat memenuhi semua kebutuhan kabilah. Allah juga menurunkan nikmat yang ketiga, yaitu Manna dan Salwa. Apa itu Al-Manna san As-Salwa? Baca saja di lanjutannya.

Manna dan Salwa

Nabi Musa A.S. dan Bani Israil dikejar oleh Fir'aun dan pasukannya. Namun akhirnya, mereka dapat lolos. Selepas dari kejaran Fir'aun, Bani Israil memulai hidup yang baru. Tapi, bukannya hidup ini membuat mereka meenjadi taat kepada Allah. Justru di dalamnya terdapat banyak kisah-kisah pembangkangan Bani Israil. Salah satunya adalah kisah saat Bani Israil tersesat di suatu padang pasir.

Pesan

1. Kalau mau berkomentar, jangan pakai kata-kata kasar, ya...
2. Boleh chat di kotak komentar, ya...

Tolong komentari blogku, ya... Aku tunggu...

Salam: Aza